-
Alamat:
Toto Sel., Kec. Kabila,
Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo -
Hubungi Kami:
(+62) 811 431 6044
- Mulai Survey
GUBERNUR GORONTALO TEMUI EKSPORTIR, DORONG PENGUATAN EKSPOR DAN INVESTASI DAERAH
KOTA GORONTALO â Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dalam mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Temu Eksportir Provinsi Gorontalo Tahun 2026, yang digelar di Domestique Culture Culinary, Kota Gorontalo, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, MM dan didampingi oleh asisten perekonomian dan pembangunan (asisten II) Dr. Ir. H. M Jamal Nganro, ST, M.Si tersebut, menjadi ruang dialog antara pemerintah dan pelaku usaha, khususnya para eksportir, untuk membahas perkembangan sekaligus berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan kegiatan ekspor dari Provinsi Gorontalo.
âHari ini pemerintah ingin mendengar langsung dari para eksportir. Apa kendalanya, apa yang menghambat, dan apa yang dapat pemerintah fasilitasi. Jangan sampai ada potensi ekspor yang besar tetapi tidak berkembang hanya karena ada persoalan yang sebenarnya bisa kita selesaikan bersama.â Ujar Gusnar Ismail dalam sambutannya.
âKegiatan Temu Eksportir ini akan diupayakan untuk dilaksanakan berkelanjutan sebagai dari upaya meningkatkan sinergi Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan pelaku usaha dan instansi terkait dalam mendorong peningkatan realisasi investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor ekspor. Sangat penting membangun komunikasi langsung dengan para eksportir untuk mengetahui persoalan riil yang mereka hadapiâ sambungnya.
Gubernur juga mendorong para pelaku usaha untuk terbuka menyampaikan berbagai hambatan yang dihadapi, mulai dari aspek produksi, logistik, infrastruktur, perizinan, pembiayaan hingga akses pasar.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Gorontalo Ibu Sri Wahyuni D. Matona, S.STP, M.Si menegaskan bahwa penguatan sektor ekspor memiliki hubungan erat dengan peningkatan daya tarik investasi daerah.
âBagi kami, ekspor dan investasi adalah dua kekuatan yang saling mendukung. Ketika pasar ekspor terbuka semakin luas, kapasitas produksi akan meningkat, kebutuhan investasi bertambah, lapangan kerja tercipta, dan ekonomi daerah ikut bergerak.â ujarnya
âTemu Eksportir ini bukan sekadar forum untuk mendengar persoalan. Yang lebih penting adalah bagaimana setiap kendala kita petakan, kita tindak lanjuti bersama instansi terkait, sehingga pelaku usaha Gorontalo semakin mudah berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.â sambungnya.
Temu Eksportir menghadirkan pelaku usaha 17 pimpinan maupun perwakilan perusahaan yang dari berbagai perusahaan yang beraktivitas di Gorontalo.Mereka berasal dari berbagai bidang usaha, termasuk pengolahan hasil pertanian dan perkebunan, kelapa, perikanan, biomassa, pangan, hingga perusahaan yang bergerak dalam jasa logistik dan pengelolaan terminal. Turut hadir dari perbankan dan OPD pemerintah provinsi terkait. Kehadiran peserta tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekosistem ekspor Gorontalo, dari sisi produsen hingga aspek pendukung distribusi dan logistik.
Kegiatan Temu Eksportir 2026 ini terselenggara atas kolaborasi Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui DPMPTSP Provinsi Gorontalo bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi dalam memperkuat ekosistem ekspor daerah, meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha, serta membuka peluang perluasan pasar bagi komoditas unggulan Gorontalo. Sinergi ini diharapkan turut mendorong peningkatan realisasi investasi sekaligus memperkuat kontribusi sektor ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
