-
Alamat:
Toto Sel., Kec. Kabila,
Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo -
Hubungi Kami:
(+62) 811 431 6044
- Mulai Survey
GUBERNUR GORONTALO DORONG KEMITRAAN USAHA BESAR DAN UMKM UNTUK PERKUAT EKONOMI DAERAH
Gubernur Gorontalo Dorong Kemitraan Usaha Besar dan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Gorontalo, 20 Agustus 2026 â Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Sosialisasi dan Fasilitasi Kemitraan Penanaman Modal antara Usaha Besar dengan UMKM di Daerah Provinsi Gorontalo Tahun 2026, Kamis (20/8), di Hotel UTC Damhil, Kota Gorontalo.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memperkuat sinergi antara usaha besar dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus mendorong terciptanya investasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan yang dirangkaikan dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pengantar dari Kepala DPMPTSP Provinsi Gorontalo, serta sambutan dan arahan Gubernur Gorontalo yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Mengangkat tema âKemitraan Strategis Investasi Besar dan Sektor UMKM untuk Ketahanan Ekonomi di Daerahâ, kegiatan ini menekankan pentingnya membangun kemitraan yang konkret, saling menguntungkan, dan berkelanjutan antara usaha besar dan UMKM.
Dalam arahannya, Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., menegaskan bahwa investasi yang masuk ke daerah tidak boleh hanya diukur dari besarnya angka realisasi, tetapi juga dari dampak nyata yang diberikan kepada masyarakat.
âKita tidak ingin investasi hanya berhenti pada angka-angka realisasi. Investasi harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo, membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan menciptakan nilai tambah bagi daerah.â
Gubernur juga menekankan pentingnya memastikan UMKM menjadi bagian dari pertumbuhan investasi, bukan hanya sebagai pelengkap.
âUsaha besar tidak boleh berjalan sendiri. Di balik pertumbuhan investasi harus ada UMKM yang ikut tumbuh, tenaga kerja yang memperoleh kesempatan, dan masyarakat yang merasakan manfaatnya. Inilah investasi yang kita harapkan, investasi yang tumbuh bersama daerah.â
Menurutnya, kemitraan antara usaha besar dan UMKM harus diwujudkan dalam bentuk kerja sama nyata yang berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
âSaya ingin kemitraan ini bukan hanya tanda tangan di atas kertas. Setelah hari ini harus ada tindak lanjut, ada kerja sama yang nyata, ada UMKM yang naik kelas, dan ada investasi yang memberikan dampak bagi ekonomi Gorontalo.â
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala DPMPTSP Provinsi Gorontalo, Sri Wahyuni Daeng Matona, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa kemitraan harus menjadi instrumen dalam menciptakan ekosistem investasi yang saling menguatkan.
Menurutnya, kemitraan bukan sekadar mempertemukan usaha besar dengan UMKM, melainkan membangun ekosistem usaha yang mampu membuka akses, menciptakan peluang, serta meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di daerah.
âKemitraan bukan sekadar mempertemukan usaha besar dengan UMKM, tetapi bagaimana kita membangun ekosistem usaha yang saling menguatkan. Investasi yang berkualitas adalah investasi yang mampu membuka akses, menciptakan peluang, meningkatkan kapasitas UMKM, dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Gorontalo,â ujarnya.
Sri Wahyuni menambahkan, UMKM Gorontalo harus diberikan kesempatan untuk masuk lebih jauh ke dalam rantai pasok dan rantai nilai investasi yang berkembang di daerah.
âKita ingin UMKM Gorontalo tidak hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan investasi, tetapi menjadi bagian dari rantai nilai investasi itu sendiri. Karena ketika usaha besar tumbuh dan UMKM ikut tumbuh, maka sesungguhnya ekonomi daerah juga sedang tumbuh bersama,â sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan kesepakatan kemitraan antara usaha besar dengan UMKM, serta pemberian penghargaan kepada pelaku usaha besar dan UMKM yang telah melaksanakan program kemitraan penanaman modal.
Selain itu, peserta mendapatkan sejumlah materi strategis, antara lain mengenai peran DPMPTSP dalam memfasilitasi kemitraan penanaman modal antara usaha besar dan UMKM, serta peran strategis perbankan dalam mendukung kemitraan melalui pembiayaan inklusif dan supply chain financing.
Kegiatan juga menghadirkan praktik baik kemitraan usaha besar dengan UMKM melalui paparan dari Triana Utami, Fungsional Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Provinsi Gorontalo; Satria Pramandika, Ekonom Fungsi Perumusan KEKDA Provinsi pada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo; Isnan Usman, Manager HRD & GA PT Royal Coconut; serta Andika Fernadi, Regional Division Head Sulawesi PT Seger Agro Nusantara.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur Pemerintah Provinsi Gorontalo, DPMPTSP kabupaten/kota, organisasi pengusaha, pelaku usaha besar dan UMKM, serta pejabat struktural dan fungsional DPMPTSP Provinsi Gorontalo.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap kemitraan antara usaha besar dan UMKM tidak berhenti pada kesepakatan formal, tetapi berkembang menjadi kolaborasi nyata yang membuka akses pasar, pembiayaan, teknologi, peningkatan kapasitas, serta peluang bagi UMKM untuk masuk ke dalam rantai pasok usaha besar.
Kemitraan yang kuat diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah sekaligus menciptakan investasi yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Gorontalo Maju dan Sejahtera.
