-
Alamat:
Toto Sel., Kec. Kabila,
Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo -
Hubungi Kami:
(+62) 811 431 6044
- Mulai Survey
DUBES UNI EMIRAT ARAB KUNJUNGI GORONTALO, PEMPROV SIAPKAN POTENSI INVESTASI DAN KERJA SAMA STRATEGIS
GORONTALO â Pemerintah Provinsi Gorontalo bersiap menyambut kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Republik Indonesia dan Duta Besar Non-Residen untuk Republik Demokratik Timor Leste pada 11â13 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis bagi Provinsi Gorontalo untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi dengan Uni Emirat Arab. Hal tersebut tertuang dalam surat Pemerintah Provinsi Gorontalo tertanggal 4 Agustus 2026 mengenai persiapan kunjungan Tim Kedutaan Besar UEA.
Dalam persiapan kunjungan, Pemerintah Provinsi Gorontalo meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait menyiapkan data yang akurat dan terbaru, khususnya yang berorientasi pada peluang investasi. Selain itu, lokasi kunjungan diminta berada dalam kondisi bersih, aman, dan representatif, dengan materi promosi yang ringkas dan menarik dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.
Pemprov Gorontalo juga menekankan pentingnya koordinasi lintas OPD dan pemangku kepentingan, kesiapan narasumber sesuai bidang masing-masing, serta penerapan keramahtamahan dan profesionalisme guna memberikan citra positif bagi daerah.
âKunjungan ini merupakan peluang strategis untuk menarik investasi ke Provinsi Gorontalo,â demikian salah satu poin dalam arahan persiapan kunjungan tersebut. Pemprov juga menargetkan kunjungan ini menjadi langkah awal menuju kerja sama dan investasi yang konkret.
Perkenalkan Komoditas Unggulan hingga Potensi Hilirisasi
Rangkaian kunjungan dimulai pada Selasa, 11 Agustus 2026. Rombongan Tim Kedubes UEA dijadwalkan tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo sekitar pukul 14.10 WITA dan akan disambut secara adat melalui prosesi Tilolo sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang baru pertama kali berkunjung ke Gorontalo.
Setelah itu, rombongan akan mengunjungi PT Royal Coconut di Kecamatan Limboto Barat. Kunjungan ini diarahkan untuk melihat secara langsung potensi dan proses hilirisasi komoditas unggulan kelapa, termasuk produk tepung kelapa dan produk olahan kelapa lainnya. Dalam agenda tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) bersama sejumlah OPD terkait bertanggung jawab menyiapkan materi dan koordinasi kunjungan.
Pada malam harinya, rombongan akan mengikuti welcome dinner di Aula Rumah Jabatan Gubernur. Agenda tersebut akan diisi atraksi kesenian Gorontalo, pemutaran video potensi investasi daerah, serta ramah tamah bersama jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pengusaha maupun asosiasi komoditas potensial, termasuk jagung, kelapa, dan tuna.
Eksplorasi Pariwisata dan Pembahasan Kerja Sama
Memasuki Rabu, 12 Agustus 2026, rombongan dijadwalkan mengeksplorasi destinasi wisata Hiu Paus di Botubarani, Kabupaten Bone Bolango. Destinasi tersebut akan diperkenalkan sebagai salah satu ikon pariwisata bahari Gorontalo sekaligus kawasan konservasi.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo di Ruang Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo. Pertemuan ini secara khusus akan membahas potensi kerja sama antara Gorontalo dan pihak UEA.
Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Gorontalo akan memaparkan berbagai potensi produk unggulan daerah, termasuk sektor pangan, perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan, energi baru terbarukan, hingga pertambangan. Komoditas potensial seperti jagung, kelapa, dan tuna juga menjadi bagian dari materi yang disiapkan.
Dari Ekonomi Kreatif hingga Infrastruktur Strategis
Kunjungan Tim Kedubes UEA selanjutnya diarahkan ke Galeri Olaku yang merupakan lokasi kerja sama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Gorontalo dan Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo. Di tempat tersebut, rombongan akan melihat produk ekonomi kreatif, atraksi Karawo, serta berbagai produk olahan daerah.
Rombongan juga akan meninjau kawasan Gorontalo Islamic Centre (GIC) di Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Dalam agenda ini akan dipaparkan masterplan GIC yang direncanakan menjadi Pusat Kebudayaan Islam Indonesia Timur.
Selanjutnya, rombongan dijadwalkan meninjau Bendung Bulango Ulu. Proyek strategis nasional tersebut memiliki fungsi multifungsi, antara lain mendukung ketahanan pangan, pengendalian banjir, penyediaan air baku, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), serta pengembangan pariwisata. Potensi Bendung Bulango Ulu sebagai sumber energi baru terbarukan juga akan menjadi salah satu materi yang disampaikan kepada Tim Kedubes UEA.
Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan peninjauan kawasan Danau Perintis di Desa Buludawa, Kabupaten Bone Bolango. Selain menikmati kawasan wisata dan kuliner halal, rombongan akan mendapatkan paparan mengenai Danau Perintis sebagai destinasi wisata ramah muslim.
Tim Kedubes UEA dijadwalkan meninggalkan Gorontalo pada Kamis, 13 Agustus 2026 melalui Bandara Djalaluddin menuju Jakarta.
Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi terbangunnya kerja sama yang lebih konkret antara Gorontalo dan Uni Emirat Arab, khususnya dalam pengembangan investasi, hilirisasi komoditas unggulan, pariwisata, ekonomi kreatif, energi, infrastruktur, serta sektor potensial lainnya.
